jump to navigation

Makna lagu Tekad (Izzatul Islam) Agustus 1, 2009

Posted by aldi in untuk ikhwan wa akhwat.
Tags: , , , , , , ,
trackback

izis

Ane yakin sebagian dari antum sudah mendengarkan lagu ini, bahkan ada yang sampai hafal. Luar biasa…

Tapi tahukah lagu yang antum nyanyikan ini syarat akan banyak makna..

Coba antum nyanyikan lagu berikut dengan menyeltel mp3nya..

Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi

Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya

Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya ridho Illahi Robbi…

Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap di lontarkan dan menghujam
Menembus dada, lantakkan keangkuhan

Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezhaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi…

Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan

Kami pisau belati yang slalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi da’wah ini jalan panjang
Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Robbi…

Setelah ane menyanyikan lagu ini, ane bisa mengambil makna sebagai berikut :

  1. Bahwasanya dakwah itu sungguh-sungguh berat perjalannya. Tapi jika antum menyadari bahwa Allah akan mengganti segala butir-butir keringat antum, luka-luka di tubuh antum, dinginnya badan antum ketika hujan-hujan pergi ke agenda dakwah, setiap harta yang antum keluarkan, dan kenikmatan lainnya. Pastilah antum akan berbuat yang terbaik “Do Your Best” untuk dakwah ini.
  2. Tsiqoh (percaya) kepada qiyadhah / murobbi / murobbiyah antum untuk siap ditempatkan dimana saja, kapan saja, dan dalam kondisi apapun.Jangan melulu menjadi kader kritis, yakinlah akh wa ukh,  insyaALLAH mereka sudah sholat istikhoroh dulu sebelum membuat segala keputusan dan insyaALLAH itu yang terbaik diberikan Allah untuk antum. Jangan mencotoh sahabat Rasulullah yang membangkang dengan keputusannya pada piagam Madinah yang akhirnya mereka menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada Rasulullah. Jadilah generasi Tsiqoh dan Tidak Su`uzhan dengan segala keputusan qiyadah/ murobbi / murobbiyah antum.
  3. Ikhlas dalam segala aktivitas antum termasuk dalam aktivitas dakwah. Antum jangan beraktivitas dalam dakwah karena “disuruh murobbi”, “malu sama temen”, “karena ada akhwat ini”, “karena ada ikhwan ini”, tapi luruskan niat antum untuk ikhlas menggapai keridhan Allah SWT. Jadi ane saranin antum baca buku “KOMITMEN DA`I SEJATI pengarang Muhammad Abduh” untuk memperbaiki niat dan komitmen antum berada dalam lingkaran dakwah ini.

Semoga ini bermanfaat untuk antum dan untuk ane pribadi.. semoga kita menjadi generasi dakwah unggul.

Jazzakallah

Aldi Wilman

Sang Pujangga Sejati

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: